Tips: Mendaki Puncak Semeru

What a day this has been! It’s pretty neat how much beauty can be found in your own backyard if you just get out and explore.

So for this time I want to show you what a gorgeous mount Semeru, the highest mountain in Java (Indonesia). I’m extremely excited to take all of you along with me on my adventure last time. I enjoy keeping local, but I love hiking in new place. Especially, Semeru, that I really really want to hiking to since 2 years ago. Semeru is one of the most active volcano in Indonesia. The mountain erupts periodically every 15-20 minutes. The volcano belches out a huge of steam and cloud, sometime interspersed with ash and stone.  The scenery on the way is beautiful, the eruption volcano, mountain savana, the lake, and the view from the top are spectacular. You can see vast sandsea of caldera from other volcanos. Finally I’m off to Ranukumbolo after walking to 2400 M.A.S.L. I really felt like I was at home in that day in the wilderness, Ranukumbolo. The sights, sounds, smells, and cold compare to nothing else. Life is always better and more fun at that paradise. And thanks God, I’m hiker! Mahameru is a must for mountaineers, hikers, and nature lovers, who happen to be Indonesia. And today I will share some tips for you guys who interested in hiking to Mahameru.

First I wanna say thanks to @BackpacktouID yang telah mensponsori perjalanan pendakian gue ke Semeru beberapa hari lalu. So pendakian kali ini jadi makin seru dan bersemangat. Dan terimakasih kepada Sapu (nama panggilannya emang sapu) yang telah menemani pendakian kali ini. Feel so grateful because of he knows what we have to do saat ada longsor, kelaparan, kehabisan bahan makanan, saat hujan deras, dan yang terpenting adalah bagaimana memanage tenaga buat sampai puncak gunung Semeru, si Mahameru.

Kali ini gue mau berbagi tips bagaimana caranya mendaki gunung Semeru sampai Puncak. For your info, Semeru punya jalur baru dari Kalimati sampai yang disebut cemoro tunggal (yang kini menjadi Comoro tumbang). Biasanya pendaki melewati Arcopodo untuk menuju ke Puncak, namun karena jalur tersebut longsor, akhirnya jalur pendakian dialihkan ke jalur evakuasi yang mana lebih cepat. Untuk pendakian dari Ranupani, Ranukumbolo, hingga kalimati, gue percaya kalian semua pasti bisa karena jalurnya nggak terlalu nanjak dan banyak landainya. Manage tenaga dan waktu aja. Biasanya pendaki berhenti di Ranukumbolo dan Kalimati dan ngecamp disana. So, gue kasih tips dari Kalimati sampai puncak aja.

Here you are….

Buat kamu yang belum atau sudah dua tiga kali ke Semeru tapi belum bisa sampai puncaknya, cobalah yang Sembilan ini. GOOD LUCK!

TIPS MENCAPAI SEMERU HINGGA PUNCAK DENGAN MUDAH

( Jangan sepelekan alam, keindahaan alam disiapkan bagi kamu yang punya persiapan matang )

  1. Pastikan hari sebelum summit sudah sampai di Kalimati sebelum jam 6 malam.
  2. Makan dan istirahatlah sebelum jam 8 malam.

TIPS : Persiapkan alat-alat apa saja yang perlu kamu bawa sampai puncak. Pastikan setiap kalian membawa backpack atau apapunlah untuk membawa minum dan makanan kecil kalian sampai puncak. Jangan sekali-sekali kalian titipkan minuman dan makananmu kepada teman.

  1. Bangun pukul 23.00 WIB dan siapkan peralatan masakmu.

TIPS : Makanlah sebelum melakukan pendakian ke puncak. Biar apa? Biar perutmu nggak lapar. Biar kamu nggak kelelahan saat pendakian dan menghindari dari hipotermia karena kedinginan dan kelaparan.

  1. Lakukan pemanasan dan adaptasi suhu udara sebelum jalan.
  2. Mulailah pendakian sekitar pukul 01.00 WIB atau pukul 12.00WIB kalau kamu merasa jalanmu pelan.

TIPS : INGAT!!! Jalanlah sepelan mungkin dari kalimati hingga Kelik. Kelik adalah perbatasan hutan cemara ke jalur berpasir. INGAT!!! JALAN-PELAN-PELAN. Jalanlah kira-kira 15-20 langkah, lalu berhenti, bersandarlah di pohon. Jangan sampai duduk apalagi merasa mengantuk dan tertidur. Jangan habiskan tenagamu disini.

Pendaki lainnya biasanya terlalu bersemangat dan menghabiskan tenaganya di lokasi ini. TAPI JANGAN LAKUKAN!

  1. Setelah sampai Kelik, istirahatlah sebentar dan siapkan NOS-mu!
  2. Berjuanglah melawan jalur berpasir yang membuatmu mundur selangkah setelah selangkah lebih maju.
  3. Kerahkan tenagamu sampai puncak!

TIPS : Pendakian ini tergolong susah dan melelahkan. Maka, berjalanlah stabil. Langkahkan kakimu setiap 30 langkah, lalu istirahatlah.  Atau 20 langkah lalu istirahat. Langkah yang stabil seperti ini akan membuat tubuhmu mudah untuk beradaptasi dan tidak mudah lelah. Kalau mau cepat dan badanmu memang kust, lakukan 50 langkah lalu berhenti.

Gue sih kemarin istirahat setiap 30 langkah lalu hingga setengah jalan menuju puncak, berhenti setiap 50 langkah.

TIPS : Seberapapun lelah kaki untuk melangkah, jangan percaya (bertumpu) dengan batu. Kecuali batu besar yang stabil. Bukan hanya keselamatanmu sendiri, tapi menyangkut keselamatan pendaki lain yang berada di bawahmu. Banyak batu yang labil dan mudah longsor.

  1. Kalau sampai puncak jangan sampai lupa bersyukur. Bagi yang muslim jangan sampai lupakan sholatmu karena keindahan alam Tuhan. 🙂

TIPS ini dari temen gue Sapu, benar-benar ampuh dan sudah dipraktekkan oleh banyak orang selama dia  nemenin pendaki naik ke Semeru.

Bagaimana dengan kami? Pendakian dimulai pukul 00.30 WIB. Perjalanan dari Kalimati – Kelik sangat pelan seperti jalannya Gery si siput yang sedang galau ditinggal nikah pacarnya. Banyak banget pendaki yang mendahului kami. Tapi akhirnya mereka sudah kelelahan selama di hutan cemara. Finally justru kami duluan yang sampai puncak pukul 5.00WIB. Dan mereka nyampai puncak satu jam setelah kami menikmati sunrise di puncak mahameru. So believe me, it works!!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *