TIPS: Mendaki Gunung Rinjani

Karena beberapa teman meminta gue buat share pengalaman mendaki Gunung Rinjani, di Lombok tahun 2015, so kali ini gue mau berbagi catatan perjalanan. Selain itu ada beberapa tips untuk mendaki Gunung Rinjani. Semoga bermanfaat!
Berikut ini beberapa pertanyaan yang sering gue terima dari temen-temen  :
1. Lewat jalur mana?
Gue kemarin berangkat lewat Plawang Sembalun dan turunnya lewat plawang senaru. Perjalanan ini menurut gue lebih baik daripada sebaliknya. Karena vegetasi alam di plawang sembalun lebih beragam, treking juga lebih nanjak, dan lebih jauh, so akan lebih baik kalau kita naik dari jalur ini. Diasumsikan tenaga dan konsumsi kita masih banyak. Kalau pulangnya lewat senaru akan terasa cepat, karena vegetasi alam pada jalur ini adalah hutan dan treking turun jauh lebih mudah daripada plawang sembalun.
TIPS : Plawang Sembalun – Plawang Senaru.
2. Berapa hari? 
Berapa hari lamanya pendakian sebenarnya sesuai keinginan kalian, tapi pendakian normal yang santai dan bisa menikmati alamnya adalah 4 hari 3 malam. Biasanya lokasi untuk istirahat malam dan bikin tenda adalah : Plawang Sembalun ( ada sumber mata air ), malam kedua di segara anak (ada sumber mata air), dan di plawang senaru (nggak ada sumber mata air, jadi bawa yang banyak dari sumber air sebelumnya).
TIPS : jalan normal 4 hari 3 malam.
3. Berapa orang?
Pendakian ke gunung Rinjani akan terasa lebih mudah jika kita berangkat paling tidak 4 orang. Kita bisa berbagi tugas membawa logistik yang akan kita gunakan selama pendakian. Misalnya ada yang bawain tenda, alat masak, cadangan air, dan lainnya. Pengalaman gue kemarin naik gunung Rinjani cuma 2 orang tanpa porter selama 4 hari itu rasanya “capeknya tuh disiniiii…”. Berat tas masing-masing kami sekitar 20kg waktu itu karena seluruh perlengkapan ditanggung oleh 2 orang aja. Nah buat temen-temen yang tujuannya emang naik gunung untuk ngrasain ginama rasanya naik gunung beneran itu gimana, sebaiknya berangkat dengan tim paling tidak 4 orang (tanpa porter ya). Tapi kalau ingin sekedar ingin tahu bagaimana indahnya gunung rinjani, mendingan pakai porter biar nggak terlalu capek dan nggak kekurangan bekal.
TIPS : Sebaiknya minimal 4 orang ( tanpa porter ).
4. Ada sumber air? Air segara anak bisa diminum?
Di jalur pendakian Plawang sembalun terdapat sumber mata air di POS 3, sebelum tanjakan penyesalan. Sumber mata air lainnya adalah di Plawang sembalun, pos terakhir sebelum ke puncak. Biasanya pendaki bikin tenda dan istirahat malam disini sebelum melakukan pendakian ke puncak, karena dekat dengan lokasi sumber mata air. Lokasi selanjutnya ada di dekat segara anak. Setelah bikin tenda di tepi segara anak, kita harus berjalan kurang lebih 30 menit menuju sumber mata air terdekat. Perlu diingat bahwa AIR SEGARA ANAK SEBAIKNYA TIDAK DIMINUM. Lokasi selanjutnya adalah di jalur pulang Plawang senaru di pos 2. Untuk mengambil air diperlukan waktu sekitar 30 menit turun kebawah.
TIPS : Ambil air saat pagi hari setelah sunrise di segara anak, jangan lupa bawa baju ganti, dan alat mandi, karena sejalan menuju sumber mata air ada sumber air panas dan air terjun yang asik banget buat mandi dan membersihkan diri. 🙂
5. Estimasi waktu pendakian?
HARI 1 : Berangkat pukul 8.00 sampai pukul 17.00 WITA.
Sembalun – Pos 1 : 2 jam (datar sedikit menanjak)
Pos 1 – pos 2 : 1 jam 30 menit (datar sedikit menanjak)
Pos 2 – Pos 3 : 2 jam 30 menit (mulai menanjak)
Pos 3 – Plawang Sembalun : 4 jam (tergantung kecepatan jalan di tanjakan penyesalan)
ISTIRAHAT dan ambil air.
HARI 2 : Berangkat pukul 00.00 sampai pukul 15.00
Plawang sembalun – puncak : 5 – 6 jam ( barang ditinggal di tenda)
Summit & foto-foto : 1-2 jam
Puncak – plawang sembalun : 2 jam (turun kembali mengambil barang ke plawang sembalun)
packing dan makan : 2 jam
Plawang sembalun – segara anak : 3 jam (jalan datar, sedikit naik dan turun).
HARI 3 : Berangkat 13.00 sampai pukul 15.00
Segara anak – Plawang senaru : 2 jam
Plawang senaru (camping).
HARI 4 : Berangkat pukul 9.00 – sampai pukul 16.00
Plawang Senaru – Pos 5 : 1 jam
Pos 5 Senaru – Pos 4 senaru : 30 menit
Pos 4 Senaru – Pos 3 senaru : 30 menit
Pos 3 Senaru – Pos 2 senaru : 1 jam 30 menit
Pos 2 senaru – Pos 1 senaru : 1 jam 30 menit
Pos 1 Senaru – Gerbang Senaru : 1 jam ( ada warung, bisa makan dan istirahat sejenak)
Gerbang Senaru – Pos Jaga Senaru : 30 – 45 menit.
OPSI LAIN : ini adalah perjalanan gue kemarin saat ke Rinjani, 2 malam di segara anak. Mungkin bisa teman-teman coba, sesuaikan dengan tenaga, waktu, dan logistik kalian.
HARI 3 : (malam ke 2 di segara anak)
camping di segara anak, mandi di sumber air panas, ambil air, memancing, memulihkan tenaga, main ke tetangga/tenda sebelah, hammockan di tepi segara sampai malam.
HARI 4 : berangkat jam 13.00 sampai pukul 21.00
Segara anak –  plawang senaru : 3 jam
plawang senaru – pos 1 senaru : 3 jam
pos 1 senaru – gerbang senaru : 30 menit (makan dan istirahat)
gerbang senaru – pos jaga senaru : 30 – 45 menit
6. Transport?
Hari 1 : Perjalanan dari Jogja menuju ke Bali naik bus.
Hari 2 : Perjalanan dari Bali – Lombok (mandalika) naik bus.
Mandalika – masbage : angkot sekitar 20.000 (mungkin sekarang jadi 30.000)
Masbage – sembalun pos tiket : naik pick up bersama pendaki lain. kurang lebih masing-masing 30.000.
Hari 3 – 6 : di gunung
Hari ke 7 : Transport dari senaru – mandalika : pickup bersama pendaki lain. (fleksibel)
Keliling Lombok : 2 hari
lombok – Bali : bus. Mampir di Bali 3-4 hari.
Bali – Jogja : bus.
*pilihan lain sesuka hati anda. Bisa kereta, pesawat, atau bus.
Semoga bermanfaat, jika ada pertanyaan lainnya bisa ditanyakan melalui
Facebook : anita riadcliffe
IG : @anitariadcliffe
source  http://anitariadcliffes.blogspot.co.id/2015/07/rinjani-dangerously-beautiful.html#more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *